Genosida yang terjadi di Gaza, telah merusak berbagai fasilitas penunjang hidup dengan tujuan membuat Gaza tak layak huni. Salah satu dampak yang paling krusial dan mendesak yaitu rusaknya sumber air. Terdapat setidaknya 300 sumur utama sepanjang jalur Gaza, dan sekitar 75% sumur tersebut telah rusak, dengan beragam tingkat kerusakan.
Ketersediaan air bersih yang terbatas setelah gencatan senjata ini, merupakan hal vital yang dibutuhkan penduduk Gaza untuk kebutuhan sehari-hari. Dari sulitnya pasokan air bersih juga mengakibatkan masalah lain yaitu kesehatan masyarakat.
Perbaikan sumur Gaza setidaknya membutuhkan biaya sekitar 20.000 - 90.000 USD per-sumur atau sekitar 350 juta rupiah sampai 1,5 miliar rupiah; tergantung pada tingkat kerusakan.
Oleh karena itu, Nisa Growing Center menginiasi program 'Recovery Sumur Gaza' untuk memulihkan sumur dan sistem perairan disana, dimulai dari 1 sumur di Gaza Utara.
Mari bersama mengalirkan air bersih untuk saudara kita di Gaza. Berbekal semangat Ramadan, kita maksimalkan bantuan terbaik kita! dengan Klik "Donasi Sekarang"