Alhamdulillah, dengan izin Allah dan dukungan Sahabat Muslim, 4 masjid di Afrika telah berhasil dibangun.
Masjid-masjid itu kini menjadi pusat ibadah, pendidikan Al-Qur’an, dan penguat identitas Islam bagi umat Muslim minoritas di pedalaman Afr
ika.
Namun Kami masih menemukan masjid yang serupa di banyak wilayah lain, umat Muslim di Afrika masih beribadah di tempat yang jauh dari kata layak. Salah satunya di Mokura Village, Ngora District, Mbale, Uganda, tempat sekitar 200 Muslim hidup sebagai minoritas.
Masjid Aqsha di desa ini sebelumnya hanyalah bangunan terbuka beratapkan seng, tanpa dinding dan tanpa lantai. Saat hujan, air masuk ke area sholat dan jamaah tidak bisa beribadah. Hewan sering masuk ke masjid, tidak ada listrik, dan di bulan Ramadan jamaah hanya mengandalkan penerangan seadanya. Meski demikian, mereka tetap menjaga adab ibadah dan sholat di atas tanah dengan penuh keteguhan iman.


Kondisi ini tidak hanya menyulitkan ibadah, tetapi juga berdampak pada aqidah umat. Sebagai minoritas, umat Muslim sering direndahkan karena masjid yang tidak layak.
Imam setempat, Jumma Elimu Okiria, menyampaikan dengan penuh kesedihan bahwa:
“Sebagian Muslim di Mokura berpindah keyakinan karena rumah ibadah lainnya sangat layak dan memiliki fasilitas air bersih. Sementara kami hidup tanpa perhatian dan dukungan.”

Di sisi lain, warga Muslim Mokura juga belum memiliki akses air bersih. Untuk berwudhu dan kebutuhan harian, mereka harus berjalan jauh 2km ke sumber air terdekat.


Secara ekonomi, mayoritas hidup dari pertanian sederhana. Saat Ramadan, sering tidak ada makanan berbuka. Pada Idul Adha, mereka tidak mampu berqurban, bahkan hanya bisa menyembelih ayam karena tidak memiliki kambing atau sapi.


nilah potret dari kisah muslim di pedalaman Afrika terkhusus di Mokura Village ini, besar harapan mereka kepada tim Muslim Seasia agar dapat menyampaikan kondisi mereka kepada Masyarakat Indonesia.
Mereka tak ingin masjid yang mewah, tetapi mereka ingin tempat ibadah yang aman, menjaga iman umat, menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an, dan mengangkat martabat Islam di tengah tekanan sebagai minoritas.

Sahabat, 4 “Masjid Indonesia” sudah terbagun dan masih ada 4 desa di pedalaman Uganda, Afrika yang menjadi perhatian Tim Relawan dan mitra di sana.
Mari konversikan sebagian rezeki kita menjadi amalan dengan pahala yang mengalir menuju bulan suci Ramadhan ini.
Patungan Rp 100.000, Insya Allah kamu bisa menabung pahala amal jariyah melalui bersedekah untuk pembangunan masjid di Uganda, Afrika.

Klik "DONASI SEKARANG" dan dapatkan investasi akhirat terbaik!
*Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk bantuan pembangunan Masjid di Afrika dan di Negara atau Daerah minoritas lainnya.